Puasa dan Idul Fitri di Perantauan (Surabaya)

Puasa dan Idul Fitri  tahun 2012, terdapat pengalaman yang berbeda dari tahun sebelum-sebelumnya karena puasa kali ini saya di kota orang, Kota Surabaya. Kota Kedua terbesar di Indonesia. Kota yang jauh dari keluarga, meninggalkan kota Lhokseumawe. Kota dimana saya akan merasa kangen dengan masakan Aceh atau kue Aceh seperti timphan, boh rorom, kanji dsb. Apalagi di bulan puasa dan hari raya idul fitri. Namun, Rasa itu sedikit terobati dengan  BuBer orang-orang Aceh di rumah orang Aceh yang sudah lama menetap (merantau) di sini yang tergabung dalam KTR (Kekeluaragaan Tanah Rencong) serta mahasiswa yang tergabung dalam PMKTR(Pelajar Mahasiswa Kekeluargaan Tanah Rencong) ,Kebanyakan orang-orang Aceh  di surabaya  umumnya termasuk orang sukses diperantauan yang kebanyakan menjadi pengusaha, Dosen maupun pejabat di pemerintahan dan perusahaan. Berikut adalah beberapa photo yang sempat didokumentasikan yang penuh dengan rasa kekeluargaan.😀

BULAN RAMADHAN

~~~

—-

Aceh di Surabaya

IDUL FITRI DI SURABAYA

      Sebelumnya saya mengucapkan minal aidin wal faizin mohon maaf lahir & bathin!

Akhirnya, Terima kasih kami ucapkan kepada orang tua-orang tua kami yang berdomisili di sekitar surabaya yang telah menganggap kami bagaikan keluarga mereka. Semoga Orang Aceh harus tetap kompak di rantoe,,,!🙂

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: